16 Feb 2014

My Flappy Bird

Mudah untuk memahami oposisi biner ala Levi Strauss, kita tinggal mengingat kata kunci-nya yaitu "fonem", ingat! Fonem. Apa itu fonem? (hasil pencarian di KBBI offline),  Satuan bunyi terkecil yang mampu menunjukan kontras makna. Misalnya, kata harus dan arus. Sederhana, selalu sederhana contoh-contoh yang disajikan oleh para habib-habib ilmuan. Kesederhanaan yang bermakna abstrak dan seringkali simplistik. Realitas dilapangan? Oh, tunggu dulu. Bagaikan gumpalan benang kusut yang sulit dimaknai dengan oposisi biner.

Terjebak dengan gumpalan konsep! Ini masalah klasik dari seorang "newbie scientist". Penyelesaianya? Tidak usah dulu menjadi ilmuan yang ruwet. Masih S1 ini. Jadi follower aja dulu, sok-sok anti-mainstream aja dulu. Biar aman, nilai bagus apalagi kalau bisa jadi replikanya.

"Duh ji, gue sih gak akan kerja di dunia beginian nantinya. Kalau elo mungkin passion banget kayaknya."
"Menurut ngana? kalau sekarang gue lagi berusaha utk jadi newbie scientist kedepannya gue punya ambisi jadi expert scientist?"



Seringkali kita terjebak oleh rasa penasaran terhadap hal-hal yang tidak kita sukai. Contoh yang paling mutakhir adalah game FlappyBird. Sulit, buang-buang waktu, gak ada gunannya, yang didapet cuma sebel-sebel, marah-marah, emosi yang membuncah sampai handphone berharga jutaan itu dibanting-banting. Tapi masih banyak orang yang penasaran.

Saat ini sejujurnya gue selalu bingung kalau ditanya tentang masa depan (baik karir maupun percintaan, hehehe). Kali ini kita fokus bahas karir aja dulu deh ya. Soal percintaan bisa berjilid-jilid dan isinya cenderung seperti imaji (kartografis, hahaha).

"Puji kalo udah lulus mau kerja dimana?", "Wah, jadi ibu rumah tangga aja deh", "Wong keblinger, disekolahi duwur-duwur."
"Ah, kalau gue udah lulus gak mau tinggal di Surabaya, abis panas", "Beli AC dong", "AC mahal kak!", "Di sekolahin tinggi-tinggi masa gak bisa beli AC doang"

Sebenernya orang-orang sekitar gue atau orang-orang sekitar gue yang keblinger sih? Kalau naif itu berarti lugu, jelas gue bukan orang yang lugu, You can't probe my mind hole as if  you were my Rabb! Kalau digali-gali lebih dalam, niscaya akan menemukan ke-bitchy-an gue. Cenderung banyak tingkah, emang cocok sama terminologi lugu?

Tuh, kejedot lagi sama terminologi.
Mending mingkem sambil dedandanan





10 Feb 2014

Pelet Air Mata Duyung Versi Fitri Huda

Ini adalah cerita dari Fitri Huda, musuh bebuyutan gue yang selama satu bulan kemarin jadi gelandangan di Bungin, NTB. Katanya mau skripsian, padahal modus banget sekalian jalan-jalan. Tapi dia hebat. Bayangin, Jakarta-Mataram naik bis selama tiga hari. Dia cerita dari duduk, jongkok, berdiri, ngangkang, njengking,,,,, kebayang sih capekknya.

Sampai di Bungin, ada berbagai intrik perjalanan penelitian yang dia ceritain... Panjang deh, mulai dari penerimaan masyarakat, masalah di lapangan, baru beberapa hari udah gak betah, akhirnya jalan-jalan sama kru TV One. Tapi akhirnya dia sadar kalau harus balik lagi ke Bungin, lanjut penelitian sampai 37 hari. Salut, utk kenekatan (dan kekonyolan) pendekar sastra arab yang satu ini.  Ada banyak ceritanya tapi yang paling menarik soal makan ikan duyung.

"Wah, ji. Gue nyesel makannya. Kayak makan manusia. (Kayak udah pernah aja makan manusia?)"
"Katannya waktu mau di potong, ikan duyung selalu nangis. Nah, air matannya itu bisa buat pelet"
Gue jadi inget ada orang tidung yang cerita kalau pelet air mata duyung itu andalan dari orang-orang bajo.  Tinggal di simpan terus di oleskan ke bagian kulit dari orang yang disukai, maka orag tersebut akan nempel kayak perangko. Menurut versi Fitri Huda, pelet tersebut tidak mempan digunakan pada perempuan-perempuan bajo. Jadi, perempuan non-bajo.... Hati-hati ya....

Obrolan berlanjut denngan beberapa hal yang bersifat pelet-peletan versi Nova. Lucu, tapi orangnya tidak berkenan ceritanya tampil di ruang publik macam ini.

Di Ruang Tamu bersama Nova yang sibuk nulis-nulis di sticky notes, Fitri Huda yang udah tepar di kursi sambil pake headset, dan Uppe yang baru aja masuk kamar. 


Semoga para dedemit dari Labang, Bungin, Tanggerang, dan Kafe-nya Si Amril turut membantu penyelesaian manunskrip kita di malam ini. Bangun, selesai! Wah,


5 Feb 2014

[Tintin]

Posting ini sebenarnya sebuah distraksi dari..... Apa ya? Dari sesuatu yang tak usah disebutkan. Tapi pelan-pelan sedang saya kerjakan. hihihihihihi
Embedded image permalink 
Embedded image permalink 

Litle tintin!!!
Embedded image permalink